sebuah perspektif.!

iah cuma mau sekedar share aja tanpa mau jadi sok jagoan atau pengen cari sensasi.
ditulisan ini gw juga bukan berarti buat ngbelain sebuah kelompok atau apalah itu.
tapi cuma sedikit aja merubah sebuah perspektif yang ada di masyarakat sekarang tentang “alay”.
langsung aja deh ngga usah banyak basa-basi.
apa yang pertama kali terlintas di otak kalian ketika lo denger kata “alay” ? mungkin sekumpulan orang-orang ga modis berpakaian berandal pasar tradisional ? atau mungkin y4Ng Tul!s4Ny4 B36!ni ? (susah juga nulis begitu)

gue pikir paradigma itu terlalu sempit deh untuk menilai seseorang trus kalo sodara kalian atau teman baik kalian suka SMS dengan huruf dan angka yg besar dan kecil mereka alay dong? kalian tetep mau bertemen / mengakuinya sebagai sodara / malah meneriakan kata ALAY lo,kampung dsb?!

nah kalo mnurut gue sih seorang ALAY SEJATI adalah ORANG YANG TIDAK MENGHORMATI ORANG LAIN! mereka cenderung besar kepala dan merasa paling hebat. seorang alay juga merasa dirinyalah yang paling hebat, yang paling macho yang paling cool dan juga sangat senang mengkritik sesuatu hal tanpa ada solusi yang jelas. skarang lo teriak-teriak ALAY apa itu membuat lo sedikit lebih hebat dari mereka ? well think again

kalo lo ngga suka musik yg lo bilang alay ayo bikin musik yang menurut lo keren dan buktiin kalau lo lebih pantas untuk tampil di TV.

jadilah seorang counter culture yang cerdas jangan cuma bisa teriak-teriak aja belom tentu kan kita lebih baik dari mereka? karena memang mungkin mereka datang dari pelosok2 dan mungkin dali kalangan bawah tapi lihatlah segi positifnya mereka datang dengan niat untuk bekerja dan mereka mandiri coba bandingkan dengan anak2 manja khas ibukota yang konsumtif dan mendapatkan semua fasilitas dari orang tua mereka. justru gw lebih respect sama yg mungkin kalian kategorikan ALAY.

ayolah lihat segala hal dari sudut pandang yang sedikit saja berbeda jangan jadi individu yang terlalu seragam,bossy atau malah merendahkan martabat orang lain hanya karena “cara” mereka sedikit berbeda dari kita,karena pada dasarnya semua manusia adalah sama .

kalau kalian ngga suka akan keberadaan mereka yang memang sudah membaur ayo dong rangkul mereka kasih tau dengan penuh pengertian seperti “eh kalo nulis sms jangan gede kecil begitu agak susah dibacanya.” atau “bang bersikap jangan seperti ah itu ga enak di liatnya.” as simple as that dan mungkin kalian bisa mengurangi populasi kekurangan dari sikap mereka bukan?

It’s all about society and friendship, mereka ada dan mereka pun ingin dihargai sama halnya seperti kita mari hidup berdampingan dengan rukun kawan

Allah aja tidak membencinya,berarti kalo anda membencinya anda itu sudah masuk ke ideologi iblis ! Karena semua kebencian itu berasal dari iblis kate ceramah2 di tipi!

Single Post Navigation

6 thoughts on “sebuah perspektif.!

  1. heheh..
    nais opini ka
    ^_^

  2. OK, ok..
    masama

    semoga pikiran orang ga jelek2 aja tentang ALAY
    😀

    Hidup LAY
    Anak Layangan
    :p

  3. iah sebenernya sih cuma kesalahan sudut pandang aja af.
    bahkan orang yang sekarang sorak2 tentang alay pun mereka ngga sadar kalo mereka adalah orang alay itu sendiri.!
    iah sekali lagi bukannya ngbelain juga sih.
    tapi iah mereka tuh emang udah ada sekarang.
    mereka yang membuat semuanya “berbeda”, dengan gayanya dan caranya tentunya.
    iah ibaratnya kalo dunia cuma diisi sama orang yang sama apa ngga ngbosenin?
    maka datanglah para alay disekeliling kita sehingga dunia ini pun berbeda.🙂

  4. terkadang perbedaan sulit diterima. apalagi perbedaan tu datang dr kaum bawah. kaum atas cenderung memandang sebelah mata. well..berbeda bukan berarti tdk bisa menyatu, bukan ?
    keep posting ya sahabatqu🙂

  5. asik “berbeda bukan berarti tidak bisa menyatu” menyukai kata2 itu saya :))
    orang kecil mau untuk melihat ke atas tapi orang besar malah tidak mau melihat ke atas mereka cuma mau mencri apa yang menurut mereka adalah sebuah kesalahn untuk bisa dibesar2kan dan mereka tenar😀
    bayangin aja kalo di dunia ini ngga ada warnanya?
    polos gitu. apa enak buat ditinggalin?
    ngga kan?
    kata bung karno juga “berbeda namun tetap satu jua” loh hahahaha…
    terimakasih sahabatku :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: