Disaat telinga harus disamaratakan.

Merhatiin ngga makin lama kalo lo denger lagu Indonesia semua lagu yang dimainin SERAGAM.!
Mulai dari kunci gitar dan suara mereka yang makin lama makin mendayu jadi inget lagunya efek rumah kaca yang judulnya “cinta melulu”😀
“Semua nada yang minor lagu perselingkuhan dan atas nama pasar semua begitu klise” itu adalah sepenggal lirik awal dari lagu itu.
“Lagu cinta melulu kita memang benar-benar melayu suka mendayu-dayu”😀

Kemana lagu yang 5tahun dulu sering gue denger?
Lagu yang emang bener-bener orisinil dan beragam, lagu yang bisa bikin orang yang denger akan selalu ingin memutar ulang kembali saat beberapa tahun kemudian. Bukan lagu yang suka jiplak atau lagu yang mendayu-dayu bahkan ada band yang nyanyinya aja masih diejah hhe.
Bukan lagu seperti sekarang yang Cuma tenar beberapa bulan kemudian tenggelam?
Atau bisa dibilang “lagu pagi hari” haha.
Gue dapet kata-kata “lagu pagi hari” saat gue dulu nonton superglad manggung mereka bilang “ayooo kita berantas lagu pagi hari” sekarang kita memang benar-benar dipaksa untuk mendengarkan music seragam dipagi hari karna beberapa stasiun televisi memang menyuguhkannya dengan durasi yang cukup lama, sepertinya berita pun kalah durasinya disbanding acara seperti itu.
Satu lagi dapet kita liat begitu besar peran media di dalamnya.
Media yang harusnya menyuguhkan yang bermutu malah menjual hal seperti itu, apalagi dengan digandruminya metode lipsing *bener gat uh gue nulisnya? Hhe
Dan lucunya saat lo liat bibir dan music ngga sinkron hahaha.
Jujur udah beberapa tahun ini gue lebih suka denger lagu-lagu Indonesia indie seperti efek rumah kaca, monkey to millionaire, superglad,pas band, the milo atau idola gue PANDJI PRAGIWAKSONO  itu adalah sebagian lagu indie yang suka gue denger
dibandingkan lagu-lagu yang bernaung di label yang besar. Karna band-band yang dulu gue rasa keren karna tuntutan pasar dan label mereka malah ikutan mendayu tragis banget iah :p
Telinga ini ngga akan pernah bosen saat lo denger lagu-lagu indie. Mereka punya cara mereka sendiri untuk menuangkan semua lirik tanpa harus takut lagu mereka tidak laku dipasaran. Atau label memutus kontrak mereka karna lagunya ngga ngjual😀
toh terakhir gue nonton acara music lo tau saat efek rumah kaca yang main hampir semua penikmat acara itu berdiri dan semua bernyanyi dengan begitu kerennya, tapi saat salah satu band yang justru sering banget dipagi hari muncul semua orang malah duduk diem dan sibuk dengan masalahnya masing-masing, bukan menikmatinya.😀

Oke dan sekarang siapa yang bertanggung jawab dari semua ini?
Pasarkah? Penikmat music saat ini kah?atau musisinya sendiri?

Single Post Navigation

5 thoughts on “Disaat telinga harus disamaratakan.

  1. musik seragam di pagi hari itu apa yaa ??

  2. itu loh acara music yang dibelakangnya ada penari-penari yang “imut” :p

  3. contohnya ap tuh ???

  4. sensor bang. dah*yat, in*ox dan teman2nya eh keceplosan hhe

  5. acara apaan itu, emang ada acara kaya gitu yaaa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: