Analisa Software Database MySQL dan Oracle

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Basis data adalah sekumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (Database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.DBMS dapat diartikan sebagai program komputer yang digunakan untuk memasukkan,mengubah,menghapus, memodifikasi dan memperoleh data atau informasi dengan praktis dan efisien.

Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (Database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.

Beberapa software atau perangkat lunak DBMS yang sering dipakai dalam aplikasi sebuah program adalah MySQL dan ORACLE dari berbagai aspek yang ada disini penulis tergerak untuk menganalisa dua sotware tersebut menjadi sebuah bahan penelitian ilmiah dilihat dari segi perbedaan bahasa dan tipe data serta kemudahan dan kesulitan penggunaan masing-masing software tersebut. Untuk menganalisa kedua program tersebut maka penulis menginstal kedua software tersebut agar penulis juga mampu menganalisa dengan baik bagaimana perbandingan dua software tersebut

1.2 Tujuan penulisan

Tujuan penulisan ini untuk mengetahui bagaimana dua software tersebut bekerja dan melihat sejauh mana kelebihan dari masing-masing software. Dilihat dari segi perbedaan bahasa dan tipe data serta kemudahan dan kesulitan penggunaan masing-masing software.

1.3 Batasan masalah

pada penulisan ini penulis akan menganalisa dua software database yaitu MySQL dan ORACLE dilihat dari segi perbedaan bahasa dan tipe data serta kemudahan dan kesulitan penggunaan masing-masing software tersebut.

1.4 Metode Penelitian

Dalam penulisan ilmiah ini, metode yang penulis gunakan yaitu:

Studi Pustaka
Yaitu dengan memperoleh informasi dari buku serta media online lainnya yang berhubungan dengan materi yang dibahas oleh penulis.

Studi lapangan
Dengan menguji dua software tersebut agar diketahui seperti apa kedua software tersebut sehingga mempermudah penulis dalam menyelesaikan penulisan ini.

1.5 Sistematika Penulisan

Untuk memberikan penjelesan secara singkat serta garis besar dari isi penulisan ini. Penulis menggunakan sistematika sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini menguraikan latar belakang penulisan, maksud dan tujuan serta metode penelitian yang digunakan penulis dalam penulisan ilmiah ini.

BAB II LANDASAN TEORI

Bab ini menjelaskan tentang pengenalan database management sistem mencakup mysql dan oracle

BAB III ANALISA MASALAH

Bab ini menerangkan Optimisasi kehandalan masing-masing sotware mysql dan oracle segi perbedaan bahasa dan tipe data serta kemudahan dan kesulitan penggunaan masing-masing software tersebut.

BAB IV PENUTUP

Bab ini menjelaskan tentang kesimpulan dari hasil penelitian serta saran dari penulis.

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 Database

Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari database tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil query database disebut Manajemen Sistem Basisdata (Database Manajement System, DBMS) Alasan perlunya database, yaitu :

– Basis data merupakan salah satu komponen penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.

– Basis data menentukan kualitas informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.

– Basis data mengurangi duplikasi data (data redudancy).

– Dengan mengaplikasikan basis data hubungan data dapat ditingkatkan.

– Basis data dapat mengurangi pemborosan tempat simpanan luar.

2.2 MySQL

MySQL adalah suatu perangkat lunak database relasi (Relational Database Management System atau RDBMS), seperti halnya ORACLE, Postgresql, MS SQL, dan sebagainya. Jangan disalah-artikan MySQL dengan SQL. SQL (singkatan dari Structured Query Language) sendiri adalah suatu sintaks perintah-perintah tertentu atau bahasa (pemrograman) yang digunakan untuk mengelola suatu database. Jadi, MySQL dan SQL adalah dua software yang berbeda.

2.3 MySQL sebagai Database Server

Software database mulai bermunculan seiring dengan bertambahnya kebutuan akan database server. Salah satu dari pendatang baru dalam dunia database ialah MySQL, sebuah server/klien database SQL yang berasal dari Skandinavia. MySQL terdiri atas server SQL, klien program untuk mengakses server, tools untuk administrasi, dan interface program untuk menulis program sendiri.

Pengembangan MySQL dimulai pada tahun 1979 dengan tool database UNIREG yang dibuat oleh Michael “Monty” Widenius untuk perusahaan TcX di Swedia. Kemudian pada tahun 1994, TcX mulai mencari server SQL untuk mengembangkan aplikasi Web. Mereka menguji beberapa server komersial namun semuanya masih terlalu lambat untuk table-tabel TcX yang besar.

Tahun 1995 David Axmark dari Detro HB berusaha menekan TcX untuk me-release MySQL di Internet. Ia juga membuat dokumentasi MySQL yang di-build untuk GNU configure utility. MySQL 3.11.1 dipublikasikan di dunia tahun 1996 dan didistribusikan untuk Linux dan Solaris. Sekarang ini MySQL bekerja untuk banyak platform serta tersedia source codenya.

2.4 Kelebihan MySQL

Jika anda mencari system manajemen database yang murah atau bahkan gratis, ada beberapa pilihan antara lain MySQL, mSQL, PostgresSQL, atau salah satu dari produk vendor komersial yang gratis. Ketika dibandingkan antara MySQL dengan system database yang lain, maka perlu dipikirkan apa yang paling penting untuk anda. Apakah performa, support, fitur-fitur SQL, kondisi keamanan dalam lisensi, atau masalah harga. Denganpertimbangan tersebut, MySQL memiliki banyak hal yang bisa ditawarkan, antara lain :

Kecepatan
Banyak ahli berpendapat MySQL merupakan server tercepat.

Kemudahan penggunaan
MySQL punya performa tinggi namun merupakan database yang simple sehingga mudah disetup dan dikonfigurasi

Harga
MySQL cenderung gratis untuk penggunaan terntentu.

Mendukung query language
MySQL mengerti bahasa SQL (Structured Query Language) yang merupakan pilihan system database modern. Anda juga dapat mengakses MySQL lewat protocol ODBC (Open Database Connectivity) buatan Microsoft.

Kapabilitas
Banyak klien dapat mengakses server dalam satu waktu. Mereka dapat menggunakan banyak database secara simultan.

Konektifitas dan sekuritas
Database MySQL dapat diakses dari semua tempat di Internet dengan hak akses tertentu.

Pertabilitas
MySQL dapat berjalan dalam banyak varian UNIX dengan baik, sebaik seperti saat berjalan di system non-UNIX.

Distribusi yang terbuka
MySQL mudah didapatkan dan memiliki source code yang boleh disebarluaskan sehingga bisa dikembangkan lebih lanjut.

2.5 Kekurangan MySQL

Salah satu kekurangan dari MySQL adalah dalam masalah koneksi ke bahasa pemrograman visual seperti visual basic, delphi, dan foxpro, mysql kurang support, karena koneksi ini menyebabkan field yang dibaca harus sesuai dengan koneksi dari program visual tersebut, dan ini yang menyebabkan mysql jarang dipakai dalam program visual, serta data yang ditangani belum begitu besar.

2.6 ORACLE

Basis data Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform).

Basis data Oracle ini pertama kali dikembangkan oleh Larry Ellison, Bob Miner dan Ed Oates lewat perusahaan konsultasinya bernama Software Development Laboratories (SDL) pada tahun 1977. Pada tahun 1983, perusahaan ini berubah nama menjadi Oracle Corporation sampai sekarang.

Oracle Corporation yang berdiri pada tahun 1977 sebelumnya mengembangkan database Oracle sebagai perangkat lunak yang dipakai oleh pihak militer US. Namun seiring perkembangan database Oracle juga dipergunakan dan dijual ke pihak sipil atau bisnis. Dengan demikian citra militer seperti tangguh dan siap dalam segala situasi juga turut melekat dalam database Oracle. Oracle sendiri tidak hanya bermain dalam ranah database namun juga dalam ranah aplikasi dan perangkat keras.

Database Oracle memiliki berbagai edisi, antara lain:

Standard One edisi berbayar dengan batasan maksimal dua prosesor;
Standard edisi berbayar dengan batasan maksimal empat prosesor;
Enterprise edisi berbayar tanpa batasan prosesor;
Express edisi gratis dengan batasan data maksimal 4 Gigabyte (4.294.967.296 Byte)
Untuk versi terakhir, 11.2.0.6, database Oracle tersedia untuk hampir semua platform, baik Windows, Linux maupun Unix, mesin 32 bit
maupun mesin 64 bit.

Database Storage Engine ini bisa menyimpan data sampai ukuran tera byte, dan database oracle juga meyediakan yg gratisan versi home edition untuk sekedar yg ingin belajar oracle aja sedangkan untuk versi enterprisenya kita harus bayar. sejauh yg saya tahu dalam pengalaman saya, untuk bagian query-nya oracle tetap menggunakan standard bahasa SQL. Oralce bisa digunakan diberbagai platform seperti unix,windows, atau yg lainnya. untuk masalah keamanan oracle bisa dibilang baik. untuk masalah perfomance oracle kebanyakan bermain di harddisk jadi kalau anda ingin menggunakan oracle anda harus menyediakan space harddisk yg cukup besar.

2.7 Kelebihan ORACLE

Beberapa kelebihan dari sistem manajemen basis data ORACLE adalah :

– Ketika kita mengakses database dan kemudian ada kejadian seperti listrik mati misalnya maka data yang sudah kita simpan tidak rusak/hilang.

– Database Clusters, dengan menggunakan teknologi Real Application Clusters (RAC). Salah satu fungsi dari RAC adalah memberikan perlindungan terhadap kelangsungan data dalam perusahaan sehingga apabila terjadi crash pada salah satu server database, maka tidak akan mempengaruhi kinerja perusahaan. Hal ini disebabkan karena teknologi RAC memungkinkan untuk membuat beberapa database server menjadi seolah-olah satu database server, sehingga apabila ada database server yang down, kinerja database server tersebut akan di-take over oleh server-server yang lain.

– Row-Level Locking, fitur ini dapat melakukan lock tidak hanya pada table-level saha, akan tetapi dimungkinkan untuk melakukan lock lebih jauh lagi sampai pada row-level. Sehingga user-user dapat melakukan akses data dalam suatu tabel secara bersamaan, lebih cepat dan lebih akurat.

– Data Partitioning, Oracle memungkinkan kita untuk melakukan partisi ke suatu tabel maupun indeks. Hal ini akan dapat meningkatkan kemampuan kita untuk dalam melakukan manajemen data.

– Oracle Data Mining & Data Warehousing, fitur ini memberikan kemudahan bagi perusahaan yang ingin men-develop aplikasi Business Intellegent yang bertujuan untuk membantu eksekutif perusahaan dalam menentuksan strategi perusahaan berdasarkan analisis data yang di-generate oleh Oracle Data Mining.

– Virtual Private Database, fitur ini memberikan dan meningkatkan fleksibilitas jaminan security sampai pada row-level security. Hal ini akan membuat aplikasi kita menjadi semakin aman sewaktu kita melakukan transaksi melalui Internet.

– Intelegent Self-Managing, untuk para DBA, fitur ini akan membuat proses database tuning dan database manajemen menjadi lebih mudah.

– Flashback Query, fitur ini memungkinkan kita untuk melihat status data kita mundur beberapa waktu (flash back) sampai batas yang kita tentukan, sehingga apabila terjadi kesalahaan data pada waktu yang lalu, maka kita dapat melakukan koreksi tanpa harus melakukan database recovery.

2.8 Kekurangan ORACLE

Kelemahan dari sistem manajemen basis data ORACLE adalah, sifatnya yang tidak open source menjadi salah satu kendala bagi para programmer untuk memperoleh aplikasinya, serta Penggunaan Oracle sangat memakan banyak biaya, mulai dari device sampai diperlukannya Database Administrator yang handal.

BAB III

ANALISA MASALAH

3.1 MySQL

MySQL tersedia dalam dua Sistem Operasi, yaitu pada Windows dan Unix. Untuk melakukan intalasi pada Windows bisa didapatkan softwarenya melalui toko terdekat atau mendownload dari websitenya yang ada di http://dev.mysql.com/downloads/

Akses Databases

Pada umumnya akses ke database MySQL melalui tiga tahapan, yaitu :

1. Koneksi ke database (persiapan)

2 .Query/permintaan data (operasi)

3. Pemutusan koneksi

Koneksi ke database dilakukan menggunakan fungsi-fungsi mysql_connect(), mysql_pconnect(), mysqlselect­_db().

3.2 Fungsi Pada MySQL

– Fungsi System

Fungsi Sistem adalah fungsi yang memberikan informasi tentang penggunaan server database oleh pemakai. fungsi-fungsi ini terdiri dari;

DATABASE()

LAST_INSERT_ID()

SESSION_USER()

SYSTEM_USER()

USER()

VERSION()

BENCHMARK(x, ekspresi)

LOAD_FILE(namafile)

– Fungsi Agregat

Fungsi ini secara kasat mata seperti fungsi numerik, namun sebenarnya fungsi ini berbeda dengan fungsi aritmetika. Fungsi agregat adalah fungsi standar di dalam SQL yang digunakan untuk summary dan merupakan fungsi statistik dasar yang dikenakan pada suatu tabel atau query. Fungsi aritmetika adalah fungsi yang berhubungan langsung dengan manipulasi aritmetika.

Fungsi agregate ini merupakan fungsi built-in yang hampir pasti ada dalam sistem database relasional. Diantaranya;

AVG(ekspresi)

COUNT(x)

MAX(ekspresi)

MIN(ekspresi)

STD(ekspresi)

STDDEV(ekspresi)

SUM(ekspresi)

– Fungsi Aritmetika [Dasar] – [Built In]

Fungsi operator aritmetika dasar yang dimiliki oleh MySQL adalah; penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Operator aritmetika tersebut disertakan dalam perintah select yang bertujuan untuk memanipulasi data yang sifatnya sederhana. Untuk kebutuhan yang lebih kompleks guna memanipulasi data secara aritmetika, MySQL juga menyediakan fungsi-fungsi bult-in.

– Fungsi String

Untuk melakukan manipulasi data teks atau string kita dapat menggunakan Fungsi String. MySql telah menyediakan banyak fungsi built in dalam melakukan manipulasi teks ini. Berikut ini adalah daftar dari fungsi string tersebut.

– Fungsi Tanggal dan Waktu

Format tanggal dan jam dalam MySQL adalah tahun, bulan, tanggal, jam, menit dan detik. yyyy-mm-dd hh:mm:ss.

yyyy adalah tahun/year dalam format angka 4 digit.

mm adalah bulan/month dalam format angka 2 digit.

dd adalah tanggal/date dalam format angka 2 digit.

hh adalah jam/hour dalam format angka 2 digit.

mm adalah menit/minute dalam format angka 2 digit.

ss adalah detik/second dalam format angka 2 digit

– Fungsi Logika

Fungsi logika merupkan fungsi untuk melakukan evaluasi suatu ekspresi. Dengan ekspresi ini akan menghasilkan suatu nilai yang akan ditampilkan pada hasil query.

Berikut ini fungsi logika dalam MySql dimaksud:

• IF(ekspresi1, ekspresi2, ekspresi3)

• IFNULL(ekspresi1, ekspresi2)

• ISNULL(ekspresi)

3.3 Oracle

Oracle bisa diakses melalui Windows atau Unix. Untuk melakukan intalasi pada Windows bisa didapatkan softwarenya melalui toko terdekat atau mendownload dari websitenya http://www.oracle.com/technetwork/database/enterprise-edition/downloads/index.html namun untuk mendownload software tersebut harus dilakukan sign up terlebih dahulu.

Fungsi Pada Oracle

1. Single-row functions

Hanya pada satu baris dan menghasilkan satu nilai untuk setiap baris.

2. Multiple-row functions

Digunakan untuk memanipulasi sekumpulan baris dan menghasilkan suatu nilai, functions ini jugadikenal dengan Group Functions

Analisa Dari Segi Efisiensi Memory

Oracle mempunyai kemampuan menangani banyak user yang melakukan koneksi secara simultan tanpa berkurangnya performance secara signifikan. Dalam dokumentasinya, Oracle menyebutkan bahwa database Oracle dapat melayani puluhan ribu user secara simultan.

Sedangkan MySQL, walau bisa menangani banyak user yang melakukan koneksi secara simultan, namun memori yang dibutuhkan lebih besar jika banyaknya database dan koneksi yang dibutuhkan.

Analisa Dari Segi Reliability

Oracle mempunyai kemampuan untuk melindungi data dari kerusakan jika terjadi kegagalan fungsi pada sistem seperti disk failure. Pada MySQL sangat rentan sekali ketika data suatu box mengalami failure.

Analisa Dari Segi Stability

Salah satu yang di dominasi oleh Oracle yaitu kemampuan untuk tidak crash karena beban yang tinggi. Karena database yang akan digunakan tentunya akan terus bertambah. Pada MySQL, saat database makin bertambah, hal itu akan membuat kinerja server menjadi berkurang, dan hal itu membuat rentan crash terhadap beban yang sangat tinggi.

Analisa Dari Segi Banyaknya Data

Untuk Oracle, mendukung data yang berukuran besar. Berdasarkan dokumentasinya, Oracle dapat menampung data sampai 512 petabyte(1 petabyte= 1024 terabyte). Sedangkan untuk MySQL, menurut dokumentasinya, tergantung dari banyaknya memori yang dimiliki oleh suatu host. Untuk host yang menggunakan 32bit, maksimal adalah 2-4 GB per proses. Untuk proses yang lebih tinggi, disarakan untuk menggunakan 64bit.

Analisa Dari Sisi Development

Walaupun Oracle sudah mempunyai nama yang cukup tenar dalam dunia per-database-an, namun dalam hal sisi development, pengembangannya masih belum begitu maksimal. Hal ini terlihat pada MySQL dimana pengembangan dilakukan secara periodic dengan pengembang yang berasal dari orang-orang yang berbeda diseluruh dunia, karena sifatnya yang opensource.

Analisa Dari Segi Utilitas

Pada Oracle bisa menggunakan PL/SQL yang sudah ada, tapi tidak untuk MySQL.

Analisa Dari Segi Database

Ketika melakukan migrasi database MySQL ke Oracle, para pengembang SQL membagi tiap database MySQL ke dalam tablespace pada Oracle. Objek database, seperti tabel, index dan view disimpan dalam tablespace dan di referensikan dari skema Oracle untuk digunakan oleh pengguna tersebut.

Analisa Dari Segi Default Value

MySQL berbeda dari Oracle saat menangani dafault value untuk sebuah kolom yang tidak memperbolehkan NULL value. Pada MySQL, untuk kolom yang tidak diperbolehkan NULL dan dimana data yang disediakan untuk kolom ketika data dimasukkan dalam tabel, MySQL menentukan bahwa default value itu untuk kolom tsb. Default value ini adalah default value mutlak untuk kolom tipe data. Namun jika mode ketat diaktifkan, MySQL akan memunculkan error, dan untuk tabel transaksional akan melakukan roll back saat pemasukan.

Analisa Dari Segi Tabel

Para Pengambang SQL tidak mendukung migrasi dari tabel sementara. Dalam MySQL, tabel sementara adalah objek table yang hanya terlaihat oleh sesi pengguna itu saja dan otomatis di buang ketika sesi dari pengguna tersebut sudah habis. Definisi dari tabel sementara pada Oracle berbeda sekali dari MySQL, dimana tabel sementara ketika dibuat, akan ada sampai benar-benar dibuang dan mereka ada pada sesi manapun dengan hak akses tertentu. Namun, data pada tabel sementara hanya terlihat oleh sesi pengguna yang memasukkan data dalam tabel, dan data mungkin dapat bertahan dalam durasi dari sesi transaksi suatu pengguna.

Analisa Dari Pernyataan DO

Seperti namanya, pernyataan DO dalam MySQL melakukan sesuatu namun tidak melakukan “return” apapun. Spesifiknya, dia eksekusi daftar pemisah koma dari ekspresi yang di spesifikasikan oleh parameternya. Pernyataan DO di konversikan ke SELECT ekspresi1, ekspresi2 INTO… FROM DUAL pernyataan pada Oracle.

BAB IV

PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Penulisan ini membahas mengenai analisa penggunaan Database Management Database (DBMS) antara MySQL dengan ORACLE. Keduanya memang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun dengan memperhitungkan dari segi efisiensi, kemudahan , dan kesulitan dalam penggunaannya, DBMS MySQL dianggap lebih memudahkan dibandingkan dengan DBMS ORACLE, salah satu alasannya adalah kapasitas daya tampung MySQL bisa mencapai 64 Terabyte (InnoDB) dan 256 Terabyte (My ISAM), berbasis client-server, Opensource, gratis didownload dan tidak memakan biaya yang besar seperti Oracle yang membutuhkan biaya untuk pembelian lisensi.

4.2 Saran

Pembahasaan analisa ini masing terbilang sederhana. Pada penulisan ini yang dibahas hanya keuntungan dan kerugian dalam penggunaan Database Management System MySQL dan ORACLE serta tingkat kemudahannya. Karena itu penulis menyarankan agar para pembaca dapat mencari referensi lain untuk menambahkan ruang lingkup dari materi yangtelah dibahas.

[1] URL : http://wempi.nokspi.com/bimbingan/mysql/fungsi-mysql-pendahuluan
[2] URL : http://dev.mysql.com/doc/refman/5.1/en/mysql-cluster-ndbd-definition.html
[3] URL : http://docs.oracle.com/cd/E12151_01/doc.150/e12155/oracle_mysql_compared.htm
[4] URL : http://www.mysql.com/
[5] URL : http://www.oracle.com/index.html

Kelompok :
1. Helmi Nourman Adittya 12109932
2. Huda Bayhaqi 10109023
3. Muhammad Reza Adriansyah 13109299
4. Muhammad Faisol Amri 10109064
5. Tony Liston Simanjuntak 16109430

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: